improving writerpreneurship

Post Top Ad

Tampilkan postingan dengan label creative. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label creative. Tampilkan semua postingan
Mei 03, 2021

Kelas Creative Writing

by , in

 Kelas Creative Writing



Creative Writing akan membantu kita mengekspresikan ide, gagasan, pemikiran, perasaan yang bisa membagikan nilai-nilai, value, kandungan hikmah yang penting dan berguna bagi diri kita sendiri maupun kehidupan.

Ada banyak sekali genre dalam Creative writing, antara lain menulis cerpen, novel, novela, puisi, esai, script, play, drama, dan sebagainya.

Creative writing juga berguna untuk menulis content writing dan copy writing yang berguna dalam dunia marketing, bisnis, umkm dan start up.

Apa yang akan Anda pelajari

  • Peserta bisa membuat tulisan kreatif

Apakah ada syarat atau prasyarat kursus?

  • Dapat membaca dan menulis

Untuk siapa kursus ini:

  • Siapa saja yang tertarik dengan penulisan kreatif

KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK IKUT KELAS WRITERPRENEURSHIP

https://www.udemy.com/course/creative-writing-diannafi

Konten kursus

1. Pendahuluan
2. Dasar Creative Writing
3. Where Creativity Hide
4. Tips Creative Writing
5. Tips Creative Writing (more)
6. Tips Menulis Ala Dian Nafi
7. Tips Creative Story Writing

Instruktur

Dian Nafi. Creative and Digital Enthusiast. Lulusan Arsitektur Undip yang suka jalan-jalan, menulis fiksi dan non fiksi seputar kepesantrenan, kemuslimahan, kewirausahaan, motivasi dan pengembangan diri.
Tulisan dimuat di beberapa media, 37 buku dan 94 antologi/omnibook diterbitkan oleh 17 penerbit Indonesia. Di antaranya: Jendela-Zikrul Hakim, Quanta-Elexmedia, Bentang, Gramedia Pustaka Utama, Leutika, Hasfa, Imania-Mizan, Familia, Qudsi, Bypass, Javalitera, Plotpoint, Grasindo, Diandra, Divapress, Erlangga, Prenada, Nuansa, Visi Media, Indiva, dll.

Founder Hasfa, pegiat banyak komunitas, Litbang Fatayat NU Demak, Sekretaris KBIH Muslimat NU, Litbang CodingMum Bekraf, Kabid Organisasi GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Demak, Ketua Divisi Sastra DKD (Dewan Kesenian Daerah) Demak, Coach Gramedia Academy, Trainer Woman Will by Google, Trainer Gapura Digital by Google.

Profilnya dimuat di Harian Analisa Medan (2011) Buku Profil Perempuan Pengarang dan Penulis Indonesia (KosaKataKita, 2012) Jawa Pos-Radar Semarang (2013) Alinea TV (2014) Koran Sindo (2014) Tribun Jateng (2015) Nakita (2016) TVKU (2018) kabareSemarang (2019)

Pemenang Favorit LMCR ROHTO 2011 dan 2013. Penulis Terpilih WS Kepenulisan PBA dan KPK 2011,
Menang Lomba Menulis bersama A Fuadi, dan antologi tersebut terpilih sebagai nominasi kategori Buku dan Desain Sampul Non Fiksi Terfavorit Anugerah Pembaca Indonesia 2012,
Penulis Terpilih WS Cerpen Kompas 2012, Award PSA Grasindo 2013 dan 2014, Award BulanNarasi PlotPoint 2015, Novel Gus masuk short list kategori Desain Sampul Fiksi Favorit Anugerah Pembaca Indonesia 2016,
Penerima Apresiasi Literasi dari Bupati 2017, Finalis Lomba Penyusunan Bahan Bacaan Pengayaan Pelajaran Bahasa Indonesia Tingkat Sekolah Dasar Balai Bahasa Jawa Tengah 2018,
Finalis Fellowship IBT Tempo 2018, Selected Paper Presented on International Conference at Radboud University, Nijmegen, Netherland 2019.

IG dan youtube: diannafi
Twitter: ummihasfa



Desember 10, 2016

16 TIPS BERTAHAN MENJADI PENULIS

by , in

16 TIPS BERTAHAN MENJADI PENULIS


Tak bisa kita pungkiri bahwa rimba raya belantara kepenulisan ini terus bergerak dengan cepat dengan berbagai perubahannya yang kadang tak bisa diprediksi. Gelombang naik turunnya yang mendebarkan juga menggelisahkan. Apakah kita akan bertahan? Bagaimana kiatnya?
  • Always believe in yourself. You have something to offer others, something worth sharing, something unique and special.

 Percayalah bahwa kita punya sesuatu untuk yang berharga untuk ditawarkan dan dibagikan pada orang lain, sesuatu yang unik dan istimewa.

  • Know the experts are not always right. There is rarely one singular way to do anything. Find your own style and way to do what you need to do to succeed.
 Ahli tidak selalu benar. Temukan gaya kita sendiri dan lakukan apa yang kita butuhkan untuk menjadi sukses
  • Never accept defeat. Change course, yes. Give up, no. Admit you made an error or mistake but don’t throw in the towel.
Jangan menyerah meskipun sudah melakukan kekeliruan dan kesalahan. 
  • Learn from others. Copy the habits of successful people when it suits you but don’t be just like them. The world needs you—not a replica of someone else.
Belajar dari orang lain. Tiru kebiasaan orang-orang sukses yang sesuai dengan diri kita, jangan hanya seperti mereka. Dunia butuh kita yang otentik, bukan hanya replika dari seseorang.
  • Realize you can improve every aspect of your writing, editing, publicity, marketing, sales, distribution, etc. Push the bar higher and keep reaching beyond your comfort zone.
Sadarilah bahwa kita bisa meningkatkan setiap aspek dalam diri kita dalam menulis, mengedit, mempublikasikan, memasarkan, menjual dan mendistribusikan tulisan kita.
  • Stop making excuses or looking for reasons you fall short.
Berhenti membuat alasan-alasan.
  • Find ways to overcome challenges or setbacks. If you just want to sulk about the unfairness of life go see a therapist, but take your passion, vision, energy, and talent and pour it into your efforts to be a successful writer.
Cari cara untuk mengatasi tantangan-tantangan.
  • Understand that those around you don’t always believe in you the way you do. In fact, some friends, family members, or colleagues would be jealous or feel threatened by your success. Don’t look for them to inspire you—it happens from within you.
Sadari dan mengertilah bahwa tak semua yang ada di sekitar kita percaya dengan cara yang kita lakukan.
  • Exploit your strength, sacrifice your weakness. Don’t worry if you suck at something—play up where you can excel. But, do realize, you are the sum of your weakness and strengths, so where ever you can improve or grow, you should.
Eksplorasi kekuatan, dan korbankan kelemahan kita
  • Remember your successes, forget your failures. Repeat the good, dismiss the bad. We’re all too quick to focus on one’s criticism while forgetting all the praise. Filter out the negative and just build on what worked for you in the past.
Ingat kesuksesan kita, lupakan kegagalan kita.
  • Wipe the slate clean–and often. Sometimes you just need a fresh start. Each day can bring new opportunity. You are not living one long day for life—we experience life in increments and your goal is to keep coming out on top, one day at a time.
Hapus dan bersihkan. kadang kita butuh mulai lagi dari awal dengan kesegaran baru. setiap hari sesungguhnya menawarkan peluang baru.
  • Change something. Sometimes you need to reshuffle the cards in order to draw the one you want. If you feel stuck or living below your potential, make a change. It may involve adding or deleting something or someone. It may involve taking the opposite approach to something. It may involve taking a risk or experimenting. Have the mindset that you have nothing to lose and you may just win big.
Ubahlah sesuatu. Kadangkala kita membutuhkan perubahan. Jika macet atau berada di bawah potensi yang semestinya kita punya, buatlah perubahan. Mungkin menambah atau mengurangi sesuatu atau orang. Mungkin berarti mengambil pendekatan yang berkebalikan. tentu saja beresiko dalam implementasinya. Tapi miliki mindset untuk nothing to lose alias tulus, dan mungkin kita bahka mendapatkan kemenangan besar.
  • Keep a positive, confident, sharing attitude present in all of your interactions. You will rub off on others and they in turn will mirror your smile, energy, and infectious good will. It costs nothing to project a winning approach and the payoff can be immense.
Tetap positif, percaya diri, senang berbagi dalam setiap kali kita berinteraksi. Jika kita senantiasa tersenyum, mengalirkan energi dan menginfeksi kebaikan, insya Allah begitu pula yang kembali pada kita.
  • Go back to the basics when you’re struggling. Remind yourself of what you’re looking to accomplish and reflect on prior successes.
Kembai ke dasar ketika kita berjuang. Ingatkan diri sendiri apa yang sedang kita cari, kejar dan selesaikan dan refleksikan pada kesuksesan yang diprioritaskan.
  • Treat yourself like a winner. Reward yourself now and make yourself feel worthy of the fruits of your labor.
Perlakukan diri kita sebagai pemenang, dan bukannya pecundang. Berikan hadiah pada diri sendiri jika mendapatkan pencapaian, buat diri kita berharga, merasakan buah atas kerja keras kita.
  • Act as if—as if you succeeded, as if you are great, as if you are who you strive to be.
Berbuat dan berperilaku seolah kita sukses, seolah kita hebat, seolah kita menjadi orang yang sedang kita tengah perjuangkan untuk menjadi. 

 

 

November 14, 2016

7 LANGKAH WRITERPRENEUR

by , in
7 LANGKAH MENJADI WRITERPRENEUR





 Setelah kemarin kita bagikan tips menulis personal literature dan tips menulis novel yang disiapkan untuk film, kali ini kita akan bagikan tips menjadi writerpreneur.

Apa aja sih sebenarnya yang musti dilakukan untuk bisa menjadi writerpreneur?
Nih dia langkah-langkahnya:

Write and polish your manuscript
Create your business plan
Create your author platform
Engage your audience
Prepare for your book launch
Maintain your momentum
Sharing the value of your success
yuk simak penjelasan singkatnya...

1. Write and polish your manuscript
Tulis dan poles naskah kita. first draft alias draft pertamanya tulis dengan hati, dengan cepat, tanpa cang cing cung




 2. Create your business plan

jadi siapkan rencana bisnis untuk buku dan tulisan yang akan kita rilis nanti.


3. Create your author platform

platform penulis ini penting banget. temukan ciri khas kita, branding dengan baik, dan siapkan banyak kanal, channel, tunnel untuk bisa menyuarakan dan menjadi corong bagi tulisan, ide, gagasan dan buku kita.

4. Engage your audience
Baik pembaca lama maupun calon pembaca musti kita rangkul agar selalu dekat dengan kita dan suka membaca tulisan-tulisan kita

5. Prepare for your book launch
Siapkan dengan baik rencana launching atau rilis buku kita. Siapkan momentum, rancang secara detail, libatkan banyak pihak yang bisa mendukung dst.

6. Maintain your momentum
Momentum yang sudah kita dapatkan ini sejogjanya kita undangkan. Emphasize. Bold. Jaga agar momentum ini bisa berlangsung selama mungkin, atau paling tidak sampai kita menyiapkan momentum berikutnya.


7. Sharing the value of your success

Bagikan cerita kesuksesanmu, baik dalam proses menuliskan buku, ataupun dalam launching serta penjualannya. Share 
Selamat menulis!
UPCOMING EVENT

Oh ya, insya Allah juga akan ada workshop atau kelas webinar Writerpreneurship di Era New Normal 29 Juni 2020 nanti. 


Silakan daftar via link ini: https://gramediaacademy.com/enroll/workshop/177


Selamat menikmati perjalanan menulismu!
September 18, 2016

Sharing Tips Peroleh Beasiswa Di Hasfa Creative Camp

by , in
Sharing Tips Peroleh Beasiswa Di Hasfa Creative Camp



 Beruntung sekali kali ini Hasfa Creative Camp aka Hasfa Coworking Space kehadiran tamu, dosen Unissula yang berkenan berbagi tips mencari beasiswa.

Berikut ini beberapa langkah dan kiatnya:

1. MIMPI

semua hal dimulai dari cita-cita dan impian. Pengen ke mana, mau ngapain, dengan siapa,  gimana caranya dan lain sebagainya yang kira-kira dimulai dari keinginan dan kemauan.

So, dari sekarang bangunlah mimpimu. Agar ketika terbangun nanti, semoga mimpimu terwujud :)

2. NIAT

oh ya, mimpi saja tidak cukup, tetapi harus diserta niat yang sungguh-sungguh. Dan niat ini juga harus ditata agar memperoleh ridlo dan pertolonganNya.

3. BROWSING

mulailah cari universitas luar negeri, jurusannya, dan lembaga apa saja yang menawarkan beasiswa.
Dengarkan radio PPI Dunia, dan rasakan ambience-nya sehingga makin nyata visualisasi dalam pikiran kita.

4.  EHEF

Apa itu EHEF. Rupanya itu untuk mereka yang pengen dapat beasiswa ke Perancis.

5. Kursus Bahasa Inggris

Meskipun kita sudah bisa bahasa Inggris, ada baiknya kursus lagi supaya ketika nanti mengambil test TOEFL ataupun IELTS hasilnya bisa bagus dan memuaskan.

6. NETWORKING

Kebetulan karena pernah ketempatan dua orang mahasiswa Perancis yang magang di Indonesia, jadi semakin menambah referensi kontak dan juga pengalaman berinteraksi dengan orang Perancis asli.

7. KEDEKATAN

Silaturahim penting banget. Karena orang yang mereferensikan kita dari dalam negeri maupun luar negeri akan turut menjadi kunci bagi mudah atau tidaknya kita mendapatkan beasiswa maupun pengurusan visa dll.

Selamat mencoba ya. Semoga berhasil.

Oh ya, kalau menurut sepengetahuanmu, apalagi kiatnya?


Pemimpin Ideal Untuk Daerah 2017
Pemimpin Ideal Untuk Daerah 2017

Pemimpin Ideal Untuk Daerah 2017

Pemimpin Ideal Untuk Daerah 2017
Pemimpin Ideal Untuk Daerah 2017
September 07, 2016

Ramai-ramai Tren Vlog

by , in
Ramai-ramai Tren Vlog





Yang sebenarnya postingan ini bukannya hendak ikut-ikutan saja tren vlog yang lagi ramai diperbincangkan.Tapi lebih karena butuh mendokumentasikan buku-buku dan juga event yang pernah kuvideokan.  dan vlog atau video terkait yang pernah dibuat.
Cekidot ya!

Book Trailers #DNBooks

1. Mayasmara
2. Segitiga
3. Lelaki Kutunggu Lelakumu
4. Novel LUV 
5. Dear Love
6. Bengkel Jiwa/ Undimensioned
7. Petitah



Acara Bedah Buku, Talkshow, Sharing dll #DNEvents

bedah novel di gramedia pandanaran semarang

Pelantikan Pengurus Fatayat NU Di Pendopo Kabupaten 
https://www.youtube.com/watch?v=4e6Bo-yKty8  

Sharing Writerpreneurship Di Mandiri Enterpreneur Centre

https://www.youtube.com/watch?v=zuuwpAcf1vM

Peringatan Ulang Tahun Bu NH Dini https://www.youtube.com/watch?v=Ml44c78WSQs

Sharing writerpreneurship di Akber aka Akademi Berbagi https://www.youtube.com/watch?v=EUfhqG5U7MA

Lebih lengkap dan afdholnya teman-teman bisa simak seluruhnya di  https://www.youtube.com/user/ummihasfa/videos

Subscribe juga yaaaa ^_^



Agustus 12, 2016

Tips Menulis Chicken Soup Story

by , in
Tips Menulis Chicken Soup Story
sharing kepenulisan di masjid Raya Batam
Menulis berdasarkan pengalaman kita pribadi maupun dari apa yang kita dengar dari pengalaman orang lain yang diceritakan pada kita adalah cara yang paling mudah dan paling menyenangkan (tentu saja kalau pengalamannya menyenangkan ya kan. hehe) 

Artinya mudah sekali kita menangkap muatan emosionalnya dan kita tularkan kembali kepada pembaca. Kisah-kisah inspiratif atau dalam istilah baratnya disebut sebagai chicken soup story inilah juga yang menjadi jenis tulisan saya yang pertama-tama dulu saat saya memasuki belantara kepenulisan. 

Kisah-kisah curhatan teman (ataupun diri sendiri :D)  yang saya gubah jadi chicken soup story inilah yang mengantar saya memenangi beberapa perlombaan. Sehingga kemudian mendorong saya untuk lebih maju lagi dan akhirnya jatuh cinta pada dunia menulis. 


Tips menulis chicken soup story ini pula yang menjadi materi yang diminta teman-teman untuk saya bagikan dalam kesempatan sharing kepenulisan pada beberapa waktu lalu di Masjid Raya Batam. 


Compliment Dari Teman-Teman Batam. Thanks for having me :)

Berikut beberapa tips menulis chicken soup story:

Pilihlah satu cerita 
Pilihlah satu cerita sederhana dalam kehidupan kita sehari-hari. 
Satu cerita yang mungkin saja juga dialami oleh banyak orang lain di berbagai belahan dunia. Mungkin nanti cerita itu akan menggugah orang lain, mengingatkan orang lain, membawa hikmah atau sekedar hiburan bacaan ringan.
Tidak banyak yang harus kita tulis. Hanya satu kejadian kecil. Kisah yang sangat spesifik. Mungkin orang lain juga mengalami kisah tersebut. Tapi kita menuliskannya dengan perspektif berbeda berdasarkan pengalaman pribadi yang tentunya akan menghasilkan akhir cerita yang berbeda dengan orang lain.

Gali Lebih Dalam
Pikirkan satu cerita kecil dalam periode kehidupan kita yang sesuai dengan tema tulisan yang akan kita buat. Galilah cerita tersebut secara mendalam, dan temukan hikmah apa yang bisa kita bagikan kepada orang lain dari cerita tersebut. Mungkin cerita tersebut bukan kisah yang luar biasa, bukan pula kisah yang mampu menggetarkan banyak hati. Tapi setidaknya, cerita itu membawa dampak dalam kehidupan kita di kemudian hari.


Jangan Berlebihan Mendramatisir

boleh saja mendramatisir kisah kita , hanya saja sebaiknya jangan terlalu berlebihan. karena kalau jadinya pendramatisiran kisah itu terlalu banyak, malah khawatir akan membuat tulisan itu tidak lagi menjadi tulisan kisah nyata. melainkan menjadi tulisan fiksi

Gaya Penulisan
memang kekuatan cerita merupakan salah satu potensi tulisan itu menjadi menarik. namun gaya penulisan yang cantik juga sangat penting.


Meninggalkan Kesan

setiap menulis kisah ini, isi cerita haruslah bisa meninggalkan kesan yang sulit untuk dilupakan oleh pembacanya. Untuk itu, tulisan kita harus bisa merangsang emosi dan keterlibatan pembaca.

Inspiratif
bagaimana kita menjalani proses dari sebuah episode kehidupan yang mungkin begitu menyulitkan bagi kita, adalah sebuah ilmu dan pengalaman yang mungkin perlu dicontoh oleh orang lain. Proses menuju perbaikan itulah yang bisa sangat bermanfaat bagi orang lain, ketika kita bisa menuangkannya ke dalam sebuah tulisan yang terangkai menjadi sebuah kisah inspiratif.

Libatkan 5 Indra
Libatkan kelima panca indera, mulailah melakukan observasi terhadap lingkungan, banyak membaca, mengubah kebiasaan curhat lewat lisan dengan menuliskannya di buku catatan harian/diari, mulailah rajin untuk mencatat hal-hal yang tertangkap oleh kelima panca indera tadi untuk tabungan ide. Kalau semua ini sudah bisa dilakukan, maka Insya Allah, tak akan sulit untuk memulai menuliskan sebuah kisah yang diinginkan.

Story Telling
Pelajari dan kuasai trik memilih judul, menentukan karakter/penokohan, setting/latar cerita, memilih sudut pandang atau point of view (POV) cerita, plot, menampilkan konflik cerita, tips mengolah konflik, dialog, membuat ending yang cantik dan memikat, hingga tahap self editing tulisan.

Kamu punya tips juga untuk menulis chicken soup story? 
Bagi di sini juga ya^_^ 
Agustus 04, 2016

About Hybridwriterpreneur

by , in
About Hybridwriterpreneur


Ada banyak profesi selain penulis yang juga suka, hobi, butuh dan ingin  terus ataupun belajar menulis dan berwirausaha alias doing enterpreneurship. Selain banyak profesi dan pihak lain yang juga membutuhkan penulis untuk bekerja sama.
 
Untuk itulah Hybridwriterpreneur lahir.





Hybridwriterpreneur mewadahi beberapa pilar utama berikut ini serta turunan dan ekspansinya.







Hasfa Creative Hub / Camp
- Hasfa Coworking Space
email: hasfriends57 (at) gmail (dot) com
mention atau DM via twitter: @hasfa_camp
inbox FB: https://www.facebook.com/HasfaCreative







- Hasfa Publishing
email: hasfapublishing (at) yahoo (dot) com
mention atau DM via twitter: @hasfapublishing
inbox FB: https://www.facebook.com/hasfapublisher




- Hasfriends Community
email: hasfriends57 (at) gmail (dot) com
mention atau DM via twitter: @hasfriends
inbox FB: https://www.facebook.com/hasfriends




- DN Services
- Kerjasama Advertorial dan Review
email: kbcahaya (at) gmail (dot) com
phone/wa: 085701591957
pin BB: 5A7D226E
line: diannafi57
instagram: https://instagram.com/diannafi

- Talkshow, Seminar, Workshop
email: kbcahaya (at) gmail (dot) com
phone/wa: 085701591957
pin BB: 5A7D226E
line: diannafi57











Agustus 04, 2016

Contact

by , in
 Contact




Berikut informasi untuk kontak Hybridwriterpreneur:

- Hasfa Creative Hub
email: hasfriends57 (at) gmail (dot) com
mention atau DM via twitter: @hasfa_camp
inbox FB: https://www.facebook.com/HasfaCreative

- Publishing
email: hasfapublishing (at) yahoo (dot) com
mention atau DM via twitter: @hasfapublishing
inbox FB: https://www.facebook.com/hasfapublisher


- Kerjasama Advertorial dan Review
email: kbcahaya (at) gmail (dot) com
phone/wa: 085701591957
pin BB: 5A7D226E
line: diannafi57
instagram: https://instagram.com/diannafi

- Talkshow, Seminar, Workshop

email: kbcahaya (at) gmail (dot) com
phone/wa: 085701591957
pin BB: 5A7D226E
line: diannafi57







- Event dan Komunitas
email: hasfriends57 (at) gmail (dot) com
mention atau DM via twitter: @hasfriends
inbox FB: https://www.facebook.com/hasfriends



Juli 29, 2016

Visit Pekalongan Lagi Yuk

by , in
 Visit Pekalongan Lagi Yuk


Dari 27-29 Juli 2016 di Pekalongan sedang sibuk dengan kehadiran banyak ulama Internasional maupun ulama negeri ini.

Ada Konferensi Internasional Bela Negara yang diselenggarakan oleh Jam’iyyah Ahlit Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah.
Di antara para ulama dalam negeri yang hadir ialah; KH. Soleh Qasim Sidoarjo, KH. Ali Mas’adi Mojokerto, Habib Zain bin Smith Jakarta, KH. Maimun Zubair Sarang Rembang, KH. Saifuddin Amsir Jakarta, KH Abdul Jalil Wonosobo, serta para kiai, mursyid, muqaddam, khalifah thariqah, pengasuh pesantren, dan undangan lainnya.



Adapun ulama dari luar negeri yang sudah nampak hadir di antaranya; Syaikh Adnan Al-Afyuni Suriah, Syaikh Umar Muhammad Rajab Dib Suriah, Syaikh Mahmud Syahadah Suriah, Syaikh Muhammad Rajab Dib Suriah, Syaikh Usamah Abdur Razzaq Ar-Rifai Libanon, Syaikh Dr. Riyadh Bazo Libanon, Syaikh Sulaiman Sudan, Syaikh Umar Hadrah Sudan, Syaikh Adam Syahidov Checny, Syaikh Muhammad Solahuddin Checny, Syaikh Ahmad Ad-Dabbagh Inggris, Syaikh Muhammad Abdul Hakim India, Syaikh Muhammad Madatil Pura India, Syaikh Abdul Nazer Muhammad India, Syaikh Zamihan bin At Man Malaysia, Syaikh Fauzi Musthafa Malaysia, Syaikh Saifuddin Al-Hasani Bangladesh, Syaikh Aun Al-Qaddumi Yordania, Syaikh Musthafa Abu Shawi Palestina, Syaikh Ibrahim Al-Muraikhi Bahrain, Syaikh Aziz Al-Idrisi Maroko, Syaikh Muhammad Abdul Ghaffar Al-Syarif Kuwait, Syaikh Muhammad Al-Syuhumi Libia, Syaikh Jamilu Rahman Pakistan, dan Syaikh Aziz Abidin California.


Syaikh Dr. Abdul Hakim, salah satu tamu konferensi yang merupakan Rektor Universitas Islam Al-Markaz Kerala (India), menyatakan keprihatinannya atas kondisi umat Islam saat ini. Banyak orang yang mengatasnamakan Islam untuk aksi-aksi yang sama sekali bertentangan dengan ajaran Islam. Mereka mengatakan hal-hal yang baik, namun melakukan hal-hal yang keji.

Subhanallah Jumat kliwon kali ini spesial karena tamunya ulama dari seluruh pelosok dunia. Jadi ingat jaman dulu Jumat kliwonan di Kanzus Sholawat, berangkat tengah malam dari Solo menuju Pekalongan.

Pekalongan memang istimewa. Alhamdulillah beberapa kali mengunjungi kota ini. Dan insya Allah akan ke sana lagi Agustus nanti untuk sharing kepenulisan.
Doakan ya lancar dan berkah.

Matur suwun :)




Juli 23, 2016

Tangis Di Haflah Khotmil Quran

by , in


Tangis Di Haflah Khotmil Quran

Alhamdulillah, akhir Mei lalu taman pendidikan Alquran (TPQ) Sultan Fattah yang didirikan dan dirintis bulikku dua puluh dua tahun lampau sukses kembali menggelar acara khotmil quran.

Dan istimewanya pada tahun ini, anak sulungku menjadi salah satu peserta khataman.
Alhamdulillah.

Ibu, adikku dan anakku nomer dua pun turut hadir dalam perhelatan ini. Sedangkan aku wira-wiri dalam double peran sekaligus, sebagai orang tua aka wali santri dan juga guru TPQ. hehe.

Lebih heboh dan bikin deg-degannya adalah rupanya pada hari dan tanggal yang sama ini aku juga harus sharing kepenulisan di tempat lain.


Karena tak ingin membuat anakku risau, aku sengaja tidak memberitahukan double acara ini. Sebab sudah kuperkirakan aku bisa ada di dua tempat sekaligus pada saat yang dibutuhkan. Kepada panitia sharing kepenulisan, sudah kusampaikan keadaanku yang sebenarnya. Dan mereka memaklumi. Sehingga perkiraanku, aku akan tiba kembali di tempat prosesi khataman persis ketika mereka turun dari panggung dan salaman dengan dewan asatidz.

Tapi rupanya adikku keburu tahu kalau aku juga handle acara lain, dan dia marah-marah. hehehe...
Kok tega, katanya. Hadeuh, aku sudah ketar ketir aja, apalagi salah seorang ustadzah yang kebetulan juga sepupuku bilang kalau khataman sudah selesai. Sementara aku masih di tempat lain. Padahal setelah mereka turun dari panggung itu, ada acara cuci kaki orang tua masing-masing.

Bisa kubayangkan betapa masygul nantinya kalau ibuku aka sang nenek yang harus duduk di kursi untuk dicuci kakinya oleh anakku. Sebab mewakili diriku.

Alhamdulillah ternyata ketakutanku tak terjadi. Informasi sepupuku tadi ternyata keliru. Jadi setelah aku mengebut dari acara sharing kepenulisan di sekolah lain menuju tempat prosesi khataman, persis pas mereka mau turun dari panggung.

Leganyaaaa...puoool..
Aku langsung lari ke arah dewan asatidz yang berdiri berjejer di bawah dekat panggung. Tidak lupa mengirim pesan sms ke ibu dan adikku, memberitahu mereka kalau aku sudah standby di tempat.

Dus, ketika anakku turun dan bersalaman, tanganku di sana untuk dia cium.
Ketika prosesi basuhan, kakiku di sana untuk dia cuci.

Bisa dibayangkan seperti apa tangis yang mengalir dari sudut mata kami masing-masing. Dia, anak lelakiku itu, terbawa suasana yang diciptakan prosesi khataman.
Aku, tangisku double haru. Hampir saja aku melewatkan momen indah dan berkesan ini, dan mungkin saja akan menggores luka di hati anakku sepanjang masa. Tapi Allah menyayangi kami.
Adikku dan seorang pengunjung lain mengabadikan foto dan video prosesi ini, dan membuat anak lelakiku itu kembali menangis saat menyaksikan rekamannya.
Ummmmiiiiiiii...


Juli 22, 2016

Pemburu Piala Dan Piagam

by , in
 Pemburu Piala Dan Piagam

Waduh, kalau ditanya apa hal paling kreatif yang pernah kulakukan saat remaja; baik SMP atau SMA, agak-agak bingung juga jawabnya nih. Karena aku sebagaimana sekarang yang workaholic, dulu jaman sekolah juga studyholic. hehehe. Namun alhamdulillahnya seperti sekarang yang juga suka banget kumpul-kumpul, kopdar-kopdar dan travelling, dulu juga suka banget organisasi dan kelilingan baik dalam kota maupun luar kota.

Dari jadi regu pramuka sejak jaman SD, SMP, SMA, dikirim sekolah untuk ikut lomba sampai ke pelosok-pelosok daerah Wedung, Mranggen, Dempet dll. Sampai keluar kota, Salatiga, Magelang, Semarang, Kendal dll. Dan tahu sendiri kan seperti apa pramuka itu, full kreatif dan penuh kegilaan. Dari yang bikin yel-yel, memecahkan kode-kode, hiking dan offroad mencari jejak, sampai adu pentas seni yang membuat kita mengerahkan seluruh imajinasi. Apalagi kalau musuhnya dari luar daerah, wah rasa kebangsaan dan ketanahairan alias kedaerahan kita serasa langsung tersulut. Pokoknya kita musti yang paling bagus nih, yang paling kreatif. Jadi ya gitu deh, seru!!

Belum lagi pas kita harus masak secara bergantian sesuai jadual piket untuk kelompok atau regu kita sendiri. Kalau masakan nggak enak, mungkin sudah biasa. Tapi masakan gosong...hohoho...itu jadi cerita yang nggak habis-habis buat diolok-olok.




Itu tadi yang mainnya secara group atau kelompok. Kalau yang main sendirian, nah ini nih, nggak tahu gimana dan nggak tahu kenapa, kok ya aku terus yang ditunjuk sama guru-guru itu untuk ikut lomba sana-sini. Bahkan sampai sudah kelas tiga SMA pun, menjelang ujian nasional, masih saja aku yang disuruh ikut maju lomba. Hadeuh...

Tapi saat itu kok ya seneng-seneng aja aku melakukannya. Soalnya bisa jalan-jalan keluar kota juga kalau mewakili sekolah dan kabupaten, sampai ke Semarang, Salatiga, Jogja. Dapat uang saku, makan di luar, dan rasanya fresh karena berada di luar kelas. Alhamdulillahnya pelajaran nggak ketinggalan, nilai selalu bagus dan juga dapat NEM tertinggi sesekolah dan kabupaten waktu itu. Alhamdulillah.

Lombanya banyak bidang studi. Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Jawa,  Matematika, Fisika, dll. Jadi  urutannya menang kecamatan, dikirim ke kabupaten, setelah menang dikirim ke provinsi.

Bahkan juga bikin penelitian untuk diikutkan lomba LIPI. Dua kali waktu itu dalam dua tahun berturut-turut. Yang pertama penelitian sosial tentang pemulung, yang kedua penelitian sains tentang kunyit. Dua-duanya kalah. hehe. tapi waktu itu dapat piagam LIPI. Yang tanda tangan pak Habibie kayaknya ya sebagai menristek. Lupa-lupa ingat.

Yang aku heran, kok ya sempat-sempatnya aku aktif di OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) dan Rohani Islam aka ROHIS, jadi ketua bidang kewanitaan. Giat banget mengadakan pengajian tiap jumat bakda sekolah, pengajian dan liqo hari Ahad. Jadi redaktur Majalah Dinding ROHIS dan OSIS serta buletin Rohis.

Malamnya masih bisa sekolah madrasah dari bakda maghrib sampai jam sembilan kadang setengah sepuluh malam. Hehe.

Bolehlah dibilang hal paling kreatifnya adalah melipat waktu dan melipat jarak biidznillah, dengan ijinNYA. Kullil hamdu lillah.



Juli 18, 2016

Sharing Blogging Di Kafe Tunjang

by , in

Sharing Blogging Di Kafe Tunjang

Apa jadinya jika para peblogger kumpul jadi satu?
Segala persaingan yang seolah biasanya terjadi karena masing-masing berlomba menjadi yang terdepan, seketika cair. Apa iya gitu? Hahaha...nggak tahu ya? Hehe, dalamnya hati kita tidak pernah tahu yang sebenarnya dan sejujurnya. Uhuk :D

By the way, hasil dari berlomba-lomba itu membuat presentasi dari peblogger yang sedang ketiban sampur untuk sharing tentu saja dibuat dengan sebagus-bagusnya dan sebaik-baiknya. Karena dia cuma punya satu kali kesempatan untuk unjuk gigi di depan yang lainnya. Meski kalau beruntung dan memang bikin nagih, tentu saja akan ditodong untuk sharing pada kesempatan berikutnya.


Yang paling beruntung biasanya tentu saja para senior yang dulunya ikut merintis lahir dan tumbuhnya komunitas. Karena bisa tetap tampil di manapun dan kapanpun, nggak peduli siapapun yang saat itu sebenarnya menjadi pemateri utama.

Kok enak ya jadi senior. Xixixi. Anggap aja sebagai royalti gitu deh. Kalau bahasa agamanya ya semacam amal jariyah gitu, yang pahalanya mengalir tak habis-habis. Jiaaah.
Amiin.... diaminin aja deh ya.
Juli 17, 2016

Ramadhan Jakarta Bandung

by , in


Ramadhan Jakarta Bandung


Setelah empat hari tiga malam Batam Singapura bulan lalu, alhamdulillah bulan ini bisa travel while work lagi ke Jakarta Bandung .

Pagi sebelum meet up ke penerbit, sempat ketemuan dengan mbak Ade teman blogger dan penulis sejak jaman pertama kali terjun ke dunia kepenulisan di sebuah taman di Tebet. Pertemuan yang singkat tapi sangat berkesan karena ini untuk pertama kali bertemu setelah selama ini cuma bisa saling menyapa via medsos.


Sempat ke Monas lagi dan lapangan Banteng, setelah beberapa bulan lalu juga jalan-jalan ke ikon jakarta ini bareng anak-anak dan keponakan.





Sorenya tapping acara cakrawala pustaka ramadhan di radio republik indonesia RRI Jakarta.

Kali ini membedah novel Matahari Mata Hati terbitan Tiga Serangkai.
Dan alhamdulillah sudah diudarakan tadi pagi saat sahur tanggal 26 Juni jam 01.30 WIB



Maghribnya bukber dan sharing dengan alumni arsitektur Undip di Pronto PIM.



Pagi-pagi sekali cap cus ke Bandung, supaya punya kesempatan jalan-jalan eksplore Bandung sebelum sore nanti ke radio Sonora FM

dunkin bandung


Jalan ke masjid Raya Bandung yang baru saja direnovasi dan direvitalisasi oleh walikota kebanggaan Ridwan Kamil menjadi hiburan yang menyenangkan.


alun-alun bandung
Wah dengan aura ramadhan, sliwar sliwer para pengunjung masjid serta pemandangan menara dan kubah juga piazza alun-alun jadi berasa ziarah makkah madinah lho.

Aaarghhh!!! Jadi kangen haromaiiin....


masjid raya bandung



















Tangan dingin arsitek Ridwan Kamil juga bisa kita saksikan jejaknya di taman-taman tepi sungai. Wow, berasa jalan-jalan keluar negeri deh. Penataan lahannya, atribut dan fasilitasnya, pilihan warna dan komposisinya, ruang-ruangnya dan semua yang berada di sana dirancang dengan apik, penuh seni, membangkitkan emosi dan imajinasi juga membuat kita ingin berkunjung kembali.



 Karena masih ada waktu, kaki terus berjalan dan alhamdulillah sempat ke taman lansia dan gedung sate yang menjadi ikonik kota Bandung juga. Saking asyiknya berpose sampai-sampai diingatkan petugas keamanan di sana, sebab tidak boleh menginjak rumput.

Ups, maaf ya pak :D
gedung sate bandung







 



Sorenya sesuai jadual, aku ke radio Sonora FM Bandung untuk sharing kepenulisan tentang writerpreneurship. Penyiarnya ramah, seru dan mengantar talkshow sore ini jadi terasa menyenangkan dan hidup. Terima kasih Sonora FM Bandung ya :)


Teman-teman di Bandung menemaniku buka bersama di resto Dakken yang letaknya berseberangan dengan radio Sonora FM. Alhamdulillah. It is very blessed and happy day.

Thanks a lot ya:))


Hari berikutnya kembali memanfaatkan waktu luang sebelum nanti siang mengisi acara di sebuah SMP swasta di Bandung, kaki melangkah ke tempat wisata terdekat. Ada wisma angklung Udjo yang terkenal bahkan sampai keluar nusantara. Menikmati permainan musik angklung bahkan ikut ditarik turun melantai untuk turut menari bersama para penampil menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Pulangnya tidak lupa beli oleh-oleh angklung dan pernak-pernik lainnya buat buah tangan orang-orang rumah. 

Menikmati seni di angklung Udjo seolah mendapatkan charge tambahan, sehingga saat sharing di SMP Juara Bandung energiku seolah masih seperti saat pagi tadi jalan. Alhamdulillah sharing berlangsung lancar di hadapan ratusan murid SMP yang antusias mengikuti acara ini.


















Pagi hari ketiga kuisi waktu dengan mengunjungi  Pesantren Darut Tauhid Bandung yang memang sudah kuimpi-impikan sejak lama. Subhanallah saat turun pertama kali dan menginjak bumi DT, langsung terasa aura bekas Pasar Seng  dekat Masjidil Haram juga pertokoan menuju Masjid Nabawi Medinah. Mungkin memang seperti inilah bau udara yang penuh dengan rapalan doa-doa dan dzikrullah.

Aaaarghh!!! Jadi kangen haromain lagi!

Di penghujung hari sekaligus perjalanan road show kali ini, alhamdulillah agenda terakhir di Bandung berlangsung lancar. Sharing kepenulisan bertema cara lain menerbitkan buku berlangsung meriah di sekolah kepenulisan perempuan Bandung. 



Juli 14, 2016

THR untuk Hasfa Creative Hub

by , in
THR untuk Hasfa Creative Hub


Alhamdulillah kemarin lebaran ini aku juga dapat THR alias Tunjangan Hari Raya. Dan karena sedang membenahi base Camp Hasfa dalam rangka pengembangannya lebih lanjut menjadi Hasfa Creative Hub, maka uang THR itu dibelikan furniturenya.
Harganya standard aja, kata penjualnya.
Nggak mremo ya pak? Tanyaku memastikan.
Boten, tidak. Memang itu harganya.
Baiklah. Daripada aku cari ke tempat jauh, lebih baik nglarisi tetangga sendiri, ya kan.
So, terjadilah transaksi dengan mudah. Dan seperangkat alat sholat..Eh maksudnya seperangkat meja kursi ukiran minimalis itupun diangkut ke rumah alias Hasfa Camp aka Hasfa Creative Hub. 


Jadi rencananya akan memaksimalkan seluruh ruangan dalam small office home offline (SOHO) ini.
Bagian garasinya akan jadi kelas menulis dan juga event komunitas.
Ruang teras untuk resepsionis/ruang penerima dan ruang tunggu juga ruang display.
Ruang tamu untuk ruang konsultasi desain arsitektur. Ataupun meeting dengan klien, baik klien desain arsitektur maupun klien kepenulisan.
Ruang tengah sebelah ruang tamu untuj library dan taman bacaan.
Ruang tengah dekat taman dinding untuk meja rendah (meja kopi) dengan empat tatami berhadapan, bisa untuk co-working space bagi dua orang.
Ruang tengah dekat wastafel dengan meubel meja kursi Kartini Jepara bisa untuk co-working space bagi dua orang.


Terus meubel baru yang dibeli dengan uang THR tadi ditaruh di ruangan belakang dekat pintu keluar. Bisa untuk co-working space bagi empat orang.
Oh ya, kalau ada yang butuh ruang untuk meeting, event, seminar, workshop bisa gunakan garasi. Bisa juga memakai ruang tengah yang panjang itu dengan menggabungkan sekaligus banyak meja kursi. Atau model lesehan juga bisa jika pesertanya banyak sekali.
Sementara itu yang baru bisa dilakukan. insyaAllah kalau ada rejeki lagi, ingin membangun Creative Hub dan co-working space di daerah Suhada Semarang. Doakan ya :)
Juli 13, 2016

Sayap-Sayap Ramadan Untuk Terbang Usai Lebaran

by , in
 Sayap-Sayap Ramadan Untuk Terbang Usai Lebaran



Ramadhan Bulan Taubat.
Apakah Lebaran terus kumat? Eh jangan lah yaaa..

Kebetulan karena pas Ramadan ini aku juga berkesempatan mendapatkan pelajaran kehidupan di sela-sela roadshow sharing kepenulisan Jakarta Bandung, aku jadi benar-benar  ingin mengaplikasikannya.

Yang pertama, aku belajar langsung dari temanku. Melihat kesehariannya dengan anak-anaknya. Aku melihat ketulusan, cinta, kasih sayang sehingga semua pesan disampaikan dengan lembut, tanpa bentakan dan semacamnya. Adeeeem banget.

Meski yach ketika sampai rumah, awal-awal aku berhasil mengaplikasikannya. Mungkin karena aku terbawa suasana dan terinfiltrasi gaya parentingnya temanku. Tapi lama kelamaan budaya dan gaya yang kadung sudah ada di rumah, merusak gaya baru yang kubawa itu. Hiks sedih deh. Namun sekarang masih terus berusaha agar paling tidak bisa memadukan dan mengkombinasikan dua gaya, gaya baru yang menurutku ideal dan gaya lama yang entah kenapa susah diubah. Doakan ya.



Yang kedua, alhamdulillah dari Assad kemarin aku dapat banyak hal. Dan pelan-pelan mulai menjadi kebiasaan meski saat-saat awal mulainya juga terasa berat.
Antara lain sholat dhuha delapan rakaat minimal.
Terus shodaqoh sepuluh persen dari harta kita.
Sholat dhuhur dilengkapi dengan sholat sunnah qobliyyah dan bakdiyyah.
Berbakti dan mencari ridlo orang tua seberat apapun rintangannya.





Yang ketiga, ada beberapa hal yang memicu diri ini untuk mengembangkan Hasfa Creative Camp. Sehingga menjelang lebaran, jadi rajin banget beberes base camp. Merapi-rapikan, dan mulai merancang-rancang apa yang bisa digiatkan dan dikembangkan di sini. Kepikiran untuk menjadikannya sekaligus sebagai semacam co-working space selain taman bacaan dan kelas-kelas kreatif seni dan penulisan. Dulu sempat kepikiran untuk cafe library juga sih, tapi ada teman yang punya kafe juga ternyata kurang berjalan dengan baik. Jadi mungkin bukan kafe untuk umum, hanya saja yang berkunjung atau menyewa meja space office-nya bisa bikin kopi sendiri.

Sementara itu yang sedang dilakukan dan dirintis.
Insya Allah Siap Terbang.

Doakan ya. Terima kasih :)

Post Top Ad